penyebab laptop lemot dan cara mengatasinya

5 Penyebab Laptop Lemot dan Cara Mengatasinya di Windows 7, 8 dan 10

Diposting pada

Pelangi News –┬áSemakin lama Anda menggunakannya, performa laptop Anda akan semakin menurun. Proses loading menjadi lambat, atau kecepatan membuka aplikasi tidak secepat sebelumnya. Ini menandakan bahwa laptop Anda mulai melambat atau menjadi lambat. Lantas seperti apakah penyebab laptop lemot?

Jika ini terjadi, jangan buru-buru menggantinya dengan laptop baru. Karena seperti produk elektronik lainnya, komputer atau laptop juga akan mengalami penurunan performa, walaupun spesifikasinya tinggi, hal tersebut wajar.

Apa penyebab laptop lambat loading?

Dilansir dari infokomputer.grid.id mengabarkan bahwa setidaknya ada 5 penyebab utama laptop lemot atau lambat. Tentu saja hal ini berlaku pada laptop atau komputer yang menggunakan windows 7, 8 maupun 10. Dan untuk ulasan selengkapnya mengenai apa penyebab utama laptop lemot dan cara mengatasinya bisa dibaca di ulasan berikut ini:

1. Hardisk Penuh

Satu diantara yang menimbulkan performa laptop jadi lambat ialah hardisk yang telah terlampau penuh. Perlu kita ketahui, sistem operasi (baik pada Windows ataupun Mac) memerlukan kapasitas khusus untuk temporary files, swap files, fragmentation, dan sebagainya.

Di saat kemampuan yang diperlukan sistem operasi itu tidak ada, maka performa laptop kita juga akan menjadi lamban tak seperti saat masih baru.

Pemecahan: Untuk menangani hal semacam itu, kita harus mengurangi jumlah file yang disimpan dalam hardisk. Ada sejumlah langkah yang bisa kita lakukan agar hardisk tidak penuh, contohnya: dengan menghapus sejumlah file yang tidak lagi digunakan, menghapus cache maupun thumbnails, serta menempatkan file tersebut pada penyimpanan eksternal.

2. Kemampuan RAM Kecil

Pemicu yang lain dari berkurang performa laptop yaitu kemampuan RAM yang kecil. Sewaktu kita sering membuka banyak program dalam kurun waktu bersamaan, maka RAM akan kekurangan kemampuan, dan berpengaruh pada kinerja laptop yang kita pakai.

Pemecahan: Untuk menangani masalah ini, kita dapat berusaha untuk menambahkan kapasitas RAM pada laptop kita. Sejumlah laptop saat ini sudah disediakan slot dual-channel supaya pemakai dapat meningkatkan kapasitas RAM dengan simpel dan praktis. Misalnya, laptop yang kita pakai RAM 2GB. kita dapat menambah menjadi 4GB, atau jika laptop mempunyai RAM 4GB, kita pun dapat menambahnya jadi 8GB.

3. Laptop Terserang Virus atau Malware

Virus atau malware merupakan musuh terdepan dari laptop atau perangkat elektronik yang lain. Virus sudah pasti menjadi satu diantara penyebab mengapa laptop menjadi lambat. Virus atau malware umumnya ada saat kita mengunduh dan mengambil file atau program dari website yang tidak aman. Selain itu juga karena Kita membiarkan orang membuka notebook untuk transfer data secara sembarangan.

Belum pula jika perlindungan di laptop seperti Windows Defender atau antivirus lain yang jarang kita update. Tidak hanya membuat laptop jadi lemot, tetapi virus atau malware dapat membuat perangkat Kita rusak.

Pemecahan: Untuk menangani laptop lambat karena virus atau malware, kita harus menginstal antivirus terbaik atau mengupdate sistem keamanan pada sistemnya. Setelah itu lakukan scan data/file untuk menemukan sejumlah virus yang tersembunyi dalam laptop. Pastikan , kita selalu waspada saat download atau transfer data ke laptop yang dipakai.

4. Usia Hardisk Telah Tua

Kita tidak boleh berpikiran bahwa perangkat elektronik dapat digunakan selamanya tanpa harus diganti. Seperti beberapa barang yang lain, perangkat elektronik seperti laptop juga mempunyai usia atau periode penggunaan. Komponen elektronik seperti hardisk dapat menua dan akan menyusut performanya setelah bertahun lamanya digunakan. Oleh karena itu, seringkali terjadi laptop menjadi lemot karena media penyimpanan yang dipakai telah tua.

Pemecahan: Jika hal ini terjadi, Kita mesti segera mengganti hardisk pada laptop atau PC tersebut. Namun sebelumnya, kita lakukan backup beberapa data penting terlebih dulu. Setelah itu, Kita dapat memanfaatkan HDD atau SSD untuk meningkatkan performa yang lebih baik.

Sekedar saran, sebaiknya kita memilih SSD saja, pasalnya SSD dipercaya mempunyai kecepatan transfer yang lebih tinggi dibandingkan harddisk, sehingga dapat memacu kecepatan laptop kita. Secara harga, SSD juga lebih murah dan tidak bikin kantong bolong.

5. Terlalu Banyak Program atau Aplikasi

Jika ternyata penyimpanan dan RAM pada laptop kita dalam kondisi aman, kemungkinan yang menimbulkan laptop lemot adalah terlalu banyak program yang dibuka. Kita tentu tahu bahwa tiap program akan minta “porsi” untuk memakai processor, memory, dan harddisk, jadi akan memberatkan tiga elemen itu bila kebanyakan program atau aplikasi yang dibuka.

Anda mesti waspada program yang automatis berjalan pada latar belakang dan startup (saat computer dinyalakan). Program ini kerap kali terlewat oleh kita tetapi sebetulnya mengambil alih tenaga komputasi laptop.

Pemecahan: apabila komputer atau laptop telah berasa lambat, turunkan jumlah program yang dibuka. Perlu kita catat, jumlahnya jendela atau tab browser juga bisa memberatkan kinerja laptop. Disamping itu, kita bisa mengurangi program atau aplikasi yang berjalan secara otomatis saat startup.

Nah, itulah sedikit ulasan mengenai 5 penyebab laptop lemot dan cara mengatasinya. Semoga informasi yang sedikit ini dapat bermanfaat untuk kami dan pembaca. Terima kasih.

Gambar Gravatar
Cooking is my hobby, I have been working on this hobby since I was 8 years old. On this website, I want to share recipes. Sorry if the delivery is not correct in choosing words. I ask for your support so that I can be more enthusiastic about sharing food recipes with you. I love you.