pengertian dan fungsi tari

Pengertian dan Fungsi Tari Dalam Kehidupan Masyarakat

Diposting pada

Dalam kehidupan, manusia memerlukan sebuah hiburan. Dengan hiburan kehidupan manusia lebih indah dan bermakna. Salah satu keindahan tersebut dapat diperoleh dari seni. Akan tetapi, kebutuhan keindahan setiap orang tentu berbeda-beda. Ada yang suka dengan keindahan seni rupa, seni karawitan sampai keindahan seni tari. Nah pada artikel kali ini kami akan berbagi tentang Pengertian dan Fungsi Tari dalam kehidupan masyarakat.

Pengertian Tari

Tari merupakan salah satu keindahan yang memiliki daya Tarik yang cukup besar di masyarakat. Mengapa demikian? Mari kita bahas lebih lanjut dalam uraian uraian di bawah ini !

Seni pertunjukan secara umum dibagi menjadi 3 cabang. Ada seni musik, seni drama dan seni tari. Seni tari adalah ungkapan perasaan manusia, perasaan yang diungkapkan melalui gerakan yang indah. Seni tari dapat dilakukan dan juga dinikmati oleh siapa pun, kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu tak heran seni tari mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat.

Menurut Soedarsono, yang merupakan tokoh tari yang terkenal berpendapat bahwa tari adalah ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan lewat gerak yang ritmis dan indah. Sedangkan menurut Wisnu Wardana, yang juga tokoh tari yang terkenal berpendapat bahwa tari adalah ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan lewat gerak badan, berirama dan disertai dengan perasaan.

Dari pendapat dua tokoh tari di atas, dapat disimpulkan bahwa tari adalah :

a. Gerak merupakan unsur utama di dalam sebuah karya tari.

b. Karya tari sebagai pertunjukan yang tidak hanya menyajikan gerak gerak saja. Selain gerak, juga ada unsur unsur pendukung yang lain. Unsur unsur tersebut antara lain: tata rias, tata busana, iringan, tempat pertunjukan dan properti tari atau perlengkapan tari.

Setelah kita mengetahui pengertian dari seni tari, mari kita bahas fungsi tari di dalam masyarakat.

Fungsi Tari dalam Masyarakat

Sudah dibahas di awal bahwa seni tari merupakan ungkapan perasaan manusia. Perasaan tersebut diungkapkan melalui gerakan gerakan yang indah. Akan tetapi dalam kehidupan sehari hari ternyata tari juga memiliki beberapa macam fungsi, di antaranya:

1. Tari sebagai sarana upacara Adat

Tari yang berfungsi sebaai sarana upacara sering disebut tari upacara, baik upacara adat atau pun upacara keagamaan. Tari upacara adalah salah satu persembahan dan pemujaan terhadap kekuasaan yang lebih tinggi. Tujuan dari tari upacara adalah untuk memperoleh perlindungan, kebahagiaan dan keselamatan bagi masyarakat.

Di daerah Nusantara, tari upacara sering dipentaskan. Daerah yang sering mementaskan tari upacara, antara lain: Bali, Papua, Sumatra, Sulawesi dan juga Kalimantan. Di daerah Bali hamper semua upacara keagamaan dipenuhi dengan tari tarian.Sedangkan daerah yang lain, seperti Papua, Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi sering melipatkan tari tarian dalam upacara adatnya.

Beberapa tarian untuk upacara adat, seperti upacara kelahiran, pemotongan gigi atau mapendes, perkawinan dan bahkan upacara kematian pun menggunakan tari tarian. Beberapa contoh tarian untuk upacara adat, antara lain:

a. Tari upacara adat kelahiran anak di Sumba Timur.

b. Tari upacara perayaan Ekadasa Rudra di daerah Bali.

2. Tari untuk Mengungkapkan Kegembiraan dan Pergaulan

Selain untuk upacara keagamaan dan adat, tari juga memiliki fungsi untuk mengungkapkan kegembiraan dan sarana pergaulan. Tari yang berfungsi untuk mengungkapkan kegembiraan dan pergaulan disebut juga tari hiburan. Dalam tari hiburan ini tidak lagi mementingkan segi keindahan. Selain itu gerak tari dari tari hiburan juga mudah untuk diikuti. Dan bahkan tak jarang gerak tariannya dapat menggugah perasaan penonton untuk ikut menari. Hal yang paling penting dari tarian hiburan yaitu keakraban dari penari dalam mengungkapkan rasa kegembiraannya.

Dan berikut ini beberapa contoh tari hiburan yang ada di Indonesia, antara lain:

a. Tari Lengger dari Jawa Timur

b. Tari Cokek dari Jakarta

c. Dan Tari Ranup lampuan dari Aceh.

3. Tari sebagai Seni Tontonan

Fungsi tari yang ketiga adalah sebagai seni tontonan atau pertunjukan. Maka tak heran jika tari tarian ini disebut juga tarian pertunjukan. Sebagai seni pertunjukan, tari harus dapat menyajikan keindahan keindahan yang bisa menghibur dan memberikan kepuasaan perasaan manusia. Oleh sebab itu, tari pertunjukan diciptakan secara sungguh sungguh dan penuh kreativitas serta kecermatan.

Untuk tari pertunjukan, biasanya dipentaskan di tempat yang khusus, bisa berupa panggung terbuka maupun panggung tertutup. Dan berikut ini beberapa contoh tari pertunjukan dari beberapa daerah di Nusantara.

a. Tari Topeng dari daerah Cirebon.

b. Tari Jaipong dari daerah Jawa Barat

c. Tari Kipas dari Jakarta

d. Tari Saman dari daerah Aceh

e. Tari MerakĀ  dari Jawa Barat.

Baca Juga : Bentuk Bentuk Tari di Indonesia beserta Contohnya

Mungkin hanya ini yang bisa kami bagikan pada kesempatan kali ini. Untuk postingan berikutnya kami akan mengajak sahabat untuk mengenal bentuk karya tari Nusantara. Sekian pembahasan kita tentang Pengertian dan Fungsi Tari Dalam Lingkungan Masyarakat.

Gambar Gravatar
Cooking is my hobby, I have been working on this hobby since I was 8 years old. On this website, I want to share recipes. Sorry if the delivery is not correct in choosing words. I ask for your support so that I can be more enthusiastic about sharing food recipes with you. I love you.