Menu
Menghadirkan berita aktual, tips seputar kesehatan, kecantikan, fashion, hingga hubungan percintaan

9 Cara Perawatan Payudara bagi Ibu Menyusui yang Tepat

  • Bagikan
cara merawat payudara saat hamil untuk persiapan menyusui

Perawatan payudara tak hanya dilakukan pada saat ibu menyusui. Namun perawatan juga hendaknya dilakukan selama ibu hamil. Pasalnya hal ini bertujuan untuk membantu mempersiapkan menyusui anaknya ketika sudah lahir. Perawatan payudara saat hamil relatif mudah, calon ibu cukup menggosok dan menarik bagian puting payudara keluar secara perlahan-lahan. Perawatan ini bisa dilakukan kira-kira dua menit setiap harinya. Nanti kami juga akan membahas Cara Perawatan Payudara bagi Ibu Menyusui.

Perawatan Payudara saat Hamil

Kapan sebaiknya melakukan perawatan payudara saat hamil? Sebaiknya perawatan payudara dilakukan sejak seorang calon ibu hamil muda. Untuk kondisi tertentu bisa mengunakan obat gosok lanolin. Cara peggunaanya yakni usapkan obat tersebut pada bagian puting apabila puting payudara kamu tergolong kering.

Cara merawat payudara saat hamil untuk persiapan menyusui

Ketika menginjak usia kehamilan sudah 32 minggu, maka calon ibu harus mulai memijit payudaranya. Cara memijatnya yaitu dengan meletakkan kedua telapak tangannya dalam keadaan terbuka lebar di area payudara. Selanjutnya pijat secara perlahan lahan mengarah ke bagian putingnya.

Saat pemijatan ini mungkin akan keluar cairan kuning dari puting payudara. Tujuan dari pemijatan payudara ini berguna untuk menjaga agar saluran saluran di payudara selalu terbuka.

Cara Perawatan Payudara bagi Ibu Menyusui

Setelah persalinan selesai, seorang calon ibu resmi menjadi seorang ibu. Tugas utama ibu pada masa pasca melahirkan adalah merawat bayi yang dilahirkannya. Salah satu bentuk perawatan pada seorang bayi yakni dengan menyusuinya. Agar perawatan ini berjalan dengan baik maka payudara ibu harus dirawat dan dibersihkan.

Perawatan payudara saat menyusui adalah kelanjutan dari perawatan payudara ketika masih hamil. Perawatan payudara saat menyusui memiliki beberapa kegunaan, antara lain:

  • Menjaga kebersihan payudara agar terbebas dari infeksi.
  • Membantu mengenyalkan puting susu, agar tidak mudah lecet saat menyusui.
  • Membantu menonjolkan puting susu sehingga mudah menyusui bayi.
  • Menjaga agar bentuk payudara tetap indah.
  • Berguna untuk mencegah terjadinya penyumbatan pada puting sehingga ASI tidak bisa keluar.
  • Perawatan payudara berguna untuk memperbanyak produksi ASI.
  • Mendeteksi jika terdapat kelainan tertentu pada payudaranya.

Perawatan payudara ini sebaiknya dimulai sedini mungkin, maksudnya bisa dilakukan satu atau dua hari pasca melahirkan. Dan baiknya perawatan payudara ini dilakukan setiap dua hari sekali. Dan untuk melakukan perawatan payudara ini, seorang ibu bisa menyediakan beberapa alat dan bahan yang dibutuhkan, antara lain:

  • Minyak Baby oil seperlunya.
  • Kapas bersih dan lembut seperlunya.
  • 2 buah kain waslap.
  • 2 buah handuk yang bersih.
  • siapkan 2 buah baskom berisi air hangat dan juga air dingin.
  • Dan bra yang bersih berbahan kain katun.

Cara Perawatan Payudara untuk Ibu Menyusui

Sebelum melakukan perawatan payudara, alangkah baiknya seorang ibu mencuci tangannya dengan sabun terlebih dahulu. Usahakan cuci tangan pada air yang mengalir, misalnya dengan air kran. Setelah itu keringkan tangan menggunakan handuk.

Selanjutnya kamu bisa membuka baju bagian depan, lalu letakkan handuk pada payudara. Setidaknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan perawatan payudara saat menyusui. Dan berikut ini panduan melakukan perawatan payudara saat menyusui;

a. Mulailah dengan mengompres puting susu menggunakan kapas yang telah diberi minyak baby oil. Lakukan langkah ini kira kira selama 3 sampai 5 menit, selanjutnya bilas atau bersihkan puting tersebut.
b. Apabila bertujuan mengenyalkan puting maka kamu bisa lakukan cara di bawah ini:

  • peganglah puting susu dengan ibu jari dan jari telunjuk,
  • setelah itu putarlah puting susu ke arah dalam dan lakukan kira kira 20 kali,
  • langkah selanjutnya putar ke arah luar kira kira sebanyak 20 kali.

3. Apabila bertujuan menonjolkan puting susu, kamu bisa melakukan langkah berikut ini:

  • tariklah puting susu kira kira sebanyak 20 kali,
  • Bisa juga dengan cara merangsangnya memakai ujung kain waslap.
  • Atau kamu bisa menggunakan pompa puting susu untuk menonjolkan puting tersebut

4. Untuk pemijatan payudara, kamu bisa mempraktikan langkah-langkah di bawah ini:

  • mula mula basahi telapak tangan dengan baby oil, kemudian ratakanlah.
  • selanjutnya peganglah payudara, lalu pijatlah dari pangkal dengan arah menuju ke putingnya. Untuk langkah ini lakukan sebanyak 30 kali.
  • kemudian pijatlah bagian puting susu, tepatnya di daerah areola untuk membantu mengeluarkan colostrum.
  • yang terakhir bersihkan payudara menggunakan air bersih dan kain waslap.

Setelah selesai pemijatan seperti yang di jelaskan di atas, siram atau kompreslah payudara dengan air hangat dan dingin secara bergantian. Lakukan langkah perawatan payudara ini kurang lebih selama lebih lima menit. Pastikan melakukannya diawali dengan air hangat baru kemudian menggunakan air dingin.

Cara merawat payudara saat menyusui

Perawatan payudara untuk ibu menyusui di dalam perihal ini tidak hanya sebatas melakukan pijat payudara. Malahan, perawatan payudara untuk ibu menyusui ini mencakup apa yang perlu di kerjakan untuk menyusui bayi dengan intensif. Nah, berikut ini beberapa cara perawatan payudara saat menyusui, antara lain:

1. Pastikan kebersihan payudara terutama bagian puting

Ibu menyusui tentu kerap kali menyentuh payudara, baik ketika akan menyusui langsung atau ketika hendak memeras ASI. Setiap akan menyentuh payudara, bersihkanlah tangan memakai sabun sebagai perawatan payudara untuk ibu menyusui.

Ketika mandi, usahakan untuk membilas payudara sehingga tidak ada sumbatan pada puting susunya.Untuk melakukan perawatan payudara untuk ibu menyusui, membersihkan payudara dan puting susu berguna untuk mencegah terjadinya infeksi bakteri pada payudara.

Kamu dapat mengikuti cara membersihkan payudara yang benar dengan membersihkan payudara memakai air hangat ketika mandi.Tetapi, bila kulit kamu terlalu sensitif, janganlah memakai sabun pada payudara. Karena, hal ini dapat mengakibatkan kulit payudara kering, iritasi, bahkan pecah-pecah. Bila kamu sedang mengalami infeksi pada payudara, menurut penelitian yang terbit di Jurnal Geburtshilfe und Frauenheilkunde menjelaskan, bahwa langkah menjaga puting payudara saat puting infeksi dengan menggunakan larutan saline, atau dengan sabun dengan pH netral, atau pun memakai antiseptik.

2. Menggunakan bra yang pas

Cara merawat payudara saat menyusui bisa juga di kerjakan dengan pemilihan bra yang pas. Tidak hanya mengetahui ukuran bra yang pas saja, ibu menyusui perlu memperhitungkan menggunakan bra khusus untuk ibu menyusui. Memang tidak harus memakai bra menyusui, namun, ibu menyusui bisa juga menggunakan bra biasa. Yang perlu di ingat, sebaiknya pakailah bra yang tidak begitu ketat.

Pilihlah bra yang berbahan katun sehingga kulit payudara bisa bernapas. Jika terasa tidak nyaman menggunakan bra berkawat, maka gunakanlah bra tanpa kawat yang bisa menopang payudara secara baik.

3. Pelekatan pada bayi yang tepat

Soal pelekatan mulut bayi ke areola payudara bukanlah hal yang simpel. Untuk ibu yang menyusui langsung bayi mereka, terus mendalami bagaimana pelekatan yang benar. Di awal bayi lahir, lumrah bila baik ibu atau bayi masih sama-sama mencari teknik menyusui yang pas, yakni dengan mencari posisi menyusui yang pas. Tetapi, bila posisi pelekatan telah pas, biasanya di tandai dengan tidak ada rasa ngilu saat bayi mengisap. Dan bisa membuat proses menyusui jadi lancar. Bahkan juga, hal ini dapat menghindari terjadinya problem seperti puting nyeri, bengkak, aliran susu tersumbat, sampai mastitis.

4. Melepas isapan bayi dengan tepat

Tidak hanya masalah perlekatan yang perlu kita perhatikan, perawatan payudara bagi ibu menyusui mencakup tahu cara melepaskan isapan bayi saat mereka telah berhenti menyedot ASI. Perlu di perhatikan, jangan menarik bibir bayi karenahal ini dapat mengakibatkan puting ketarik. Tekniknya, tempatkan jemari bersih pada bagian ujung mulut bayi untuk membuka perlekatan di antara mulutnya dan payudara ibu.

5. Cara perawatan payudara bagi ibu menyusui dengan menggntilah breast pad secara teratur

Ada ibu menyusui yang memerlukan breast pad untuk menahan bocornya ASI menempel ke baju. Apabila kamu tergolong yang memakai breast pad ini, maka lakukan cara merawat payudara saat menyusui dengan mengganti breast pad secara teratur. Jangan menunggu breast pad sangat basah. Breast pad yang bersih dapat menghindari permasalahan pada puting payudara seperti ngilu pada payudara lebam sampai mastitis.

Cara perawatan payudara bagi ibu menyusui sesudah menyusui

Perawatan payudara untuk ibu menyusui sebaiknya di jalankan setiap waktu, baik saat sebelum atau sesudah menyusui. Karena, saat menyusui, puting cenderung lembap karena terkena air ludah bayi dan terdapat sisa ASI yang keluar. Oleh karena itu, berikut ini cara merawat payudara sesudah menyusui:

  • Membersihkan puting, lalu berikan salep antibakteri supaya tidak ada infeksi.
  • Berikan pula pelembap yang mengandung lanolin untuk menahan puting kering dan pecah-pecah.
  • Segera ganti ke pemerah ASI bila payudara sakit saat menyusui.
  • Lembapkan kulit di sekeliling puting dengan beberapa tetes ASI.

Nah, Inti dari cara perawatan payudara bagi ibu menyusui yaitu memastikan kebersihannya. Tidak hanya untuk kesehatan payudara saja, tetapi juga untuk sang bayi. Untuk ibu yang menyusui langsung, bayi terus akan mengalami kontak dengan payudara berulangkali dalam seharian. Maknanya, penting memastikan kebersihan area seputar payudara, terutama bagian puting.

  • Bagikan