Menu
Menghadirkan berita aktual, tips seputar kesehatan, kecantikan, fashion, hingga hubungan percintaan

Cara Merawat Bunga Aglaonema Agar Tumbuh Subur

  • Bagikan
cara merawat bunga aglaonema agar tumbuh subur

Postingan ini akan membahas cara merawat bunga aglaonema agar tumbuh subur. Aglonema adalah tanaman dari anggota Araceae yang di distribusikan dari India ke Asia Tenggara dan daerah tropis di Cina selatan. Aglonema ini biasanya tumbuh di hutan Asia Tenggara, Karena Aglonema ini sendiri berasal dari kata Yunani kuno yang berarti pohon mengkilap, batang tubuh dari aglonema ini memiliki ciri warna yang khas dan juga eksotis. Pembahasan kali ini akan kita ulas secara mendalam tentang cara merawat aglonema agar tumbuh subur.

Cara Merawat Bunga Aglaonema Agar Tumbuh Subur

Tanaman Aglonema ini memiliki Tinggi sekitar 10 sampai 50 cm, dan tumbuh dengan baik bahkan di tempat teduh. Bagaimana cara merawatnya? Pada dasarnya, Cara Merawat Aglonema bukan perkara sulit. karena tanamannya yang hidup di daerah tropis, sehingga tanaman ini dapat dengan mudah dirawat dan ditanam. Sebelum kita membahas Cara Merawat Aglonema mari kita ketahui terlebih dahulu apa saja Jenis Tanaman hias Aglaonema.

Jenis Tanaman Aglonema

Sekitar 50 jenis Aglaonema tumbuh secara alami, terutama di Asia Tenggara. Walaupun merupakan Aglaonema yang sama, namun terdapat perbedaan yang cukup mencolok pada warna dan bentuk daunnya. Suasana berubah secara dramatis tergantung pada bagaimana Anda memilih, jadi pilihlah Aglaonema favorit Anda.

1. Aglaonema konmutasum

Tinggi tanaman sekitar 50 cm dan memiliki bintik abu – abu hijau pada daun hijau tua.

2. Aglaonema crispum

Ini adalah varietas dengan bintik – bintik hijau keabu – abuan di tengah daun tebal. Ini adalah spesies besar yang tumbuh hingga ketinggian sekitar 1 m.

3. Aglaonema Modestum

Daunnya bulat dan pendek semuanya berwarna hijau dan tumbuh setinggi 50-70 cm. Ini adalah jenis varietas yang tumbuh tegak.

4. Perhiasan aglaonema

Varietas buatan dengan daun hijau tua dan bintik – bintik merah. Di antara spesies daun merah, itu adalah jenis yang kuat dan mudah tumbuh.

5. Aglaonema Konmutatum Curtisy

Daun hijau tua memanjang memiliki pola putih keabu – abuan. Itu muncul di sebuah film dan populer sebelumnya, tetapi sekarang variasinya sulit ditemukan. Varietas Komutasum, yaitu varietas yang bagian tengah daunnya berwarna hijau mengkilat menjadi bening dan putih. Bintik – bintik putih muncul di seluruh daun.

6. Aglaonema Pictam Tricolor

Ini adalah varietas dengan bintik – bintik tiga warna seperti kamuflase pada daun. Ini sangat populer sebagai kultivar, dan memiliki nama yang berbeda tergantung pada bagaimana bintik – bintik itu terbentuk.

Bagaimana Cara Merawat Aglaonema?

Intinya menanam Aglaonema di tempat yang terang atau setengah teduh yang suhunya bisa dijaga di atas 10 hingga 15 derajat Celcius. Dia benci sinar matahari langsung karena itu adalah cara merawat aglonema yang dapat tumbuh secara alami di permukaan hutan tempat pohon tumbuh. Juga, di musim hujan perlu untuk mengambil tindakan terhadap kelembapan, seperti memindahkannya ke tempat yang hangat di dalam ruangan.

Karena rentan terhadap lembab, tidak cocok untuk penanaman lokal dan umumnya ditanam dalam pot. Pertama, siapkan pot yang berukuran satu ukuran lebih besar dari bibit. Buang sekitar 1/3 tanah dari akar dan beri banyak air setelah tanam. Jika Anda mengelola pot di dalam atau di luar ruangan di tempat yang teduh, tanaman akan tumbuh dengan kuat. Berikut cara membuat tanah, air dan pupuk Aglaonema:

1. Pilihlah Tanah dan Media yang sesuai

Dia lebih suka tanah dengan keseimbangan drainase dan retensi air yang baik. Tanah Akadama ( butir kecil ) tanah humus, perlit 2 atau tanah. Anda juga dapat menggunakan kompos pot yang tersedia secara komersial untuk tanaman dedaunan.

2. Pengairan yang cukup

Dari musim hujan hingga musim kemarau, beri banyak air sebelum permukaan tanah mengering. Pertumbuhan melambat di musim hujan, jadi kurangi penyiraman dan jaga agar tetap kering. Harap dicatat bahwa memberi terlalu banyak air akan menyebabkan busuk akar. Kadang – kadang, bawa ke luar dan sirami seluruh tanaman untuk membersihkan debu di permukaan daun dan itu akan menjadi mengkilap.

3. Memberi pupuk yang sesuai takaran

Selama musim tanam dari Mei hingga September, gunakan pupuk kimia slow – release setiap dua hingga tiga bulan sekali, atau berikan pupuk cair setiap tujuh hingga sepuluh hari sekali. Jika jumlah pupuk sedikit, warna daun akan cerah.

Karena rentan terhadap dingin, hindari menempatkannya di tempat yang terkena angin dingin seperti jendela di tengah musim hujan. Jika Anda tidak bisa menjaga suhu ruangan, bungkus dengan karton atau koran agar tetap hangat. Juga aman untuk menyemprot daunnya sekali sehari untuk mencegahnya menjadi terlalu kering.

4. Memangkas Aglaonema

Sarung tangan kerja gunting pemangkasan. Jika daun di dekat tanah menguning dan mati, atau jika keseimbangan seluruh tanaman menjadi tidak seimbang, pemangkasan dilakukan. Potong daun dari batangnya.

5. Menanam Kembali Aglaonema

Jika akar memenuhi pot, pertumbuhan akan melambat dan daun akan rontok. Karena itu, tanam kembali dalam pot yang lebih besar setiap 1 – 2 tahun sekali dari Mei hingga Juli. Tata cara penanaman kembali sama dengan penanaman. Pada saat ini, potong akar yang rusak. Aglaonema dapat ditingkatkan jumlahnya dengan stek atau stock split dari Mei hingga Juli. Lebih mudah bagi pemula untuk meningkatkan dengan stek.

Cara Merawat Tanaman Aglaonema saat Diserang Penyakit

Aglaonema adalah tanaman tahunan dari anggota Araceae dan merupakan tanaman dedunan yang dapat dinikmati selamanya jika tumbuh dengan baik. Selain itu, untuk menambah jumlah saham relatif mudah, sehingga memungkinkan untuk bertambah jumlahnya setiap tahun.

Cara merawat bunga aglaonema agar tumbuh subur harus diperhatikan. Aglaonema memiliki efek pemurnian udara dan sering ditampilkan di lobi rumah sakit dan kedai kopi. Trik untuk menumbuhkan Aglaonema adalah memiliki musim yang baik. Namun ada beberapa penyakit yang menyertai di antaranya :

1. Botrytis cinerea

Aglaonema bisa terkena Botrytis cinerea. Ketika Botrytis cinerea terjadi, daun dan batang Aglaonema tertutup jamur abu – abu dan akhirnya membusuk. Botrytis cinerea merupakan penyakit yang cenderung terjadi di lingkungan yang lembab, maka dari itu rawatlah Aglaonema dengan lapang dada agar tidak terjadi. Jika Anda menemukan Botrytis cinerea saat merawat Aglaonema dengan rajin, segera potong lesi dan hilangkan.

2. Serangga skala

Serangga skala dapat terjadi di Aglaonema. Serangga skala adalah hama yang lebih mungkin terjadi selama bulan – bulan hangat musim kemarau. Serangga sisik tumbuh di batang dan daun Aglaonema dan menyerap nutrisi Aglaonema. Cara merawat aglaonema dengan baik adalah menyingkirkan serangga skala segera setelah Anda menemukannya.

Selain itu, serangga skala adalah hama yang ditutupi dengan cangkang yang sangat keras, dan bahkan jika disemprot dengan semprotan insektisida, mereka tidak akan takut. Jika Anda ingin menyingkirkan serangga sisik, disarankan untuk mengikisnya langsung dengan sikat.

3. Tungau laba – laba

Tungau laba – laba adalah hama yang sangat kecil dan sering menjadi parasit di bagian belakang daun, sehingga penemuannya cenderung tertunda. Cara merawat Aglaonema dengan cermat untuk deteksi dini tungau laba – laba. Tungau laba-laba rentan terhadap air, jadi menyirami daun dengan rajin akan membantu mencegahnya. Jika Anda menemukan tungau laba – laba segera singkirkan.

Baca Juga: Cara Menanam Stek Aglonema yang Benar dan Menghasilkan

Itulah ulasan mengenai jenis aglonema dan cara merawat aglonema, sekian dan terima kasih.

  • Bagikan