Menu
Menghadirkan berita aktual, tips seputar kesehatan, kecantikan, fashion, hingga hubungan percintaan

12 Cara Mengatur Pola Tidur Bayi Agar Tidak Begadang Malam Hari

  • Bagikan
cara mengatur pola tidur bayi agar tidak begadang

Cara mengatur pola tidur bayi agar tidak begadang. Selama beberapa minggu awal, bayi baru lahir mempunyai waktu tidur dengan rentang yang lumayan lama, yakni 17 sampai 18 jam setiap harinya. Beberapa bayi baru lahir ada yang dapat tidur semalaman sampai umurnya 6 minggu. Walaupun demikian, di minggu awal kehidupannya, pola tidur bayi tidak pernah melewati durasi waktu 3 sampai 4 jam setiap tidurnya.

Pola tidur bayi 0 3 bulan

Selanjutnya, pelan-pelan durasi waktu tidur itu menyusut jadi 15 jam setiap hari sampai bayi tersebut berumur 3 bulan semenjak dia lahir. Tetapi, kebanyakan pola tidur bayi seperti ini baru diraih saat bayi berumur 5 sampai 6 bulan. Untuk membantu bayi mempunyai pola tidur yang teratur, alangkah baiknya bila seorang Ibu melatih rutinitas tidurnya sejak dini. Disamping dia tidak perlu terjaga di tengah malam, Ibu dapat juga istirahat lebih bagus atau tidak begadang.

Bahkan menurut jurnal di dalam Nature and Science of Sleep, pola tidur yang bagus untuk anak akan memberikan dukungan atau andil kritis dan positif dalam kognisi dan perkembangan fisik Si Kecil. Nah, cara mengatur pola tidur bayi agar tidak begadang berikut dapat Bunda coba di rumah:

Cara Mengatur Pola Tidur Bayi Agar Tidak Begadang

Apa yang perlu Bunda kerjakan agar bayi dapat tidur tepat waktu dan tidak begadang? Mari kita lihat cara mengatur pola tidur bayi agar tidak begadang.

Rencanakan Tidur di Pagi Hari

Cara mengatur pola tidur bayi agar tidak begadang yang pertama ialah targetkan tidur pada pagi hari. Anehnya, tidur siang pagi, tidak lama sesudah bayi bangun, umumnya jadi yang pertama untuk anak tidur dalam waktu yang lama. “Sesudah tidur malam yang pulas, bayi jadi lebih baik dengan tidur siang pertama pada pagi hari,” kata Jennifer Garden, seorang terapi okupasi dan pendiri Sleep Dreams di Vancouver.

Cara mengatur pola tidur bayi agar tidak begadang

Tetapi Bunda jangan bingung apabila tidur siang itu cuman berlangsung selama 45 menit di awalnya. Dan walaupun Bunda juga bisa membuat anak tidur siang, kemungkinan perlu sejenak sebelum bayi kita secara teratur tidur di pagi dan siang hari.

Untuk kebanyakan anak, sejalan dengan berlalunya hari, sikap mereka mulai jadi menurun karena mereka capek. Dan anak-anak yang kecapekan semakin lebih susah untuk tidur pulas.

2. Jangan Langsung Membangunkan Anak

Cara mengatur pola tidur bayi agar tidak begadang yang kedua janganlah lupa bangunkan anak. Sesudah bayi tidur siang dengan teratur pada pagi hari, berikut waktunya untuk latih peregangan itu. Tidur siang ialah hal wajar, tapi Bunda dianjurkan agar tidak beranggapan jika tidur siang sudah selesai bila bayi telah bangun 35 sampai 40 menit sesudah Bunda menaruhnya di tempat tidur.

Berhenti dan dengarkan untuk melihat apa mereka akan balik tertidur. Biarkan Si Kecil di dalam lingkungan tidur yang stabil akan membantu bayi kita memahami jika tempat dan waktu ini untuk tidur.

3. Janganlah Menyusui saat Jam Tidur Malam

Cara mengatur pola tidur bayi agar tidak begadang yang ketiga, hindari menyusui saat jam tidur malam. Biasakan untuk tidak menyusui Si Kecil saat jam tidur malam. Sebagai gantinya, susui bayi saat menjelang tidur. Ini tidak hanya membantu bayi bisa lebih cepat lelap, tetapi juga membuat terlatih dengan pola itu.

Barangkali Bunda kerapkali menyusui bayi saat jam tidurnya hingga pola tidur bayi jadi tidak teratur. Perlahan-lahan, Bunda mulai bisa mengurangi rutinitasseperti itu untuk mengganti pola tidur bayi yang baik.

Untuk bayi yang mengkonsumsi susu formula, Bunda dapat mengakalinya dengan mengurangi jumlah pemberian susu pada Si Kecil. Seperti memberinya cuma ½ – 1 botol susu formula saat hendak tidur malam.

4. Cara mengatur pola tidur bayi agar tidak begadang – Perkenalkan siang dan malam

Cara mengatur pola tidur bayi agar tidak begadang yang keempat perkenalkan perbedaan siang dan malam. Matikan lampu di waktu malam hari, dengan demikian Si Kecil dapat mengenali perbedaan di antara siang hari dan malam hari. Perlahan-lahan bayi mulai akan beradaptasi, kapan saat tidur dan sebaliknya.

Disamping itu, bedakan tempat tidur bayi saat tidur siang dan tidur malam. Seperti menidurkan bayi di kereta dorong saat siang hari dan baru meletakkannya dalam boks di saat tidur malam.

5. Biasakan Bayi Tidak Bermain saat Jam Tidur

Cara mengatur pola tidur bayi agar tidak begadang yang kelima, tidak boleh membiasakan bayi bermain saat jam tidur. Saat bayi sedang dalam meningkatkan hal baru seperti belajar merangkak, dia tentu akan semangat untuk mempraktikkan potensinya itu.

Seringkali, dia tidur lebih larut karena ingin bermain sembari memperlihatkan potensi barunya tersebut. Lebih bagus Bunda lakukan pada Si Kecil jika malam hari bukan waktunya untuk bermain atau pun latihan.

6. Mematuhi Jadwal Tidur

Cara mengatur pola tidur bayi agar tidak begadang yang keenam, taati jadwal tidur. Aplikasikan agenda tidur yang stabil. Bila mendekati jam tidur, bayi masih sibuk bermain, stimulasi dengan memberinya ASI atau nyanyian untuk percepat waktu tidurnya. Kamar dengan situasi yang nyaman dan cukup temaram umumnya dapat membantu mempercepat waktu tidur Si Kecil.

7. Perbanyak Rutinitas di Siang Hari

Cara mengatur pola tidur bayi agar tidak begadang yangketujuh, memperbanyak kegiatan si kecil di siang hari. Saat siang hari, perbanyaklah aktivitas yang mengikutsertakan Si Kecil. Contohnya mengajaknya bicara, bermain, menyanyi atau melatih kekuatan barunya di selang waktu tidur siang. Ini akan membantu merangsang waktu tidur malam yang lebih panjang.

Tetapi, perlu Bunda ingat untuk tidak mengurangi waktu tidur siang Si Kecil secara drastis. Kerjakan dengan bertahap, ya.

Tips Mengatur Pola Tidur Bayi

Kabar baiknya ialah pada umur 3 sampai enam bulan bayi umumnya meningkatkan pola tidur yang teratur dan bisa tidur sampai fajar. Saat otak bayi bisa mulai menyerasikan selama beberapa bulan awal, Bunda mungkin menyaksikan pola tidur mulai ada, walaupun itu kemungkinan bukan pola yang kita harapkan. Bantu bayi membuat pola tidurnya dengan ikuti panduan di bawah ini.

8. Mengenali Pertanda Anak mulai Lelah

Cara mengatur pola tidur bayi agar tidak begadang yang kedelapan, kenali pertanda bayi telah capek. Bayi Bunda akan memberitahu kita bila mereka akan tidur. Lihat pertanda umum kecapekan ini:

Tidak boleh menanti sampai bayi begitu capek untuk menidurkannya. Bayi yang kecapekan lebih susah jatuh dan tertidur. Upayakan untuk beberapa langkah lebih maju dengan mencari pertanda jika mereka mengantuk sebelumnya mereka cerewet dan rewel, menuap, menggosokkan mata.

9. Atur Siklus Tidur Siang-Malam Bayi

Cara mengatur pola tidur bayi agar tidak begadang yang kesembilan mengatur siklus tidur siang-malam bayi. Mulai saat bayi Bunda berumur dua minggu, coba untuk membimbing mereka pola jika “malam ialah saat kita tidur, dan siang ialah saat kita bergembira”. Sepanjang siang hari, menjaga agar bayi masih tetap semangat dan aktif. Sering bermain dengan mereka. Upayakan agar mereka selalu terlindungi sesudah menyusu, walaupun jangan cemas bila mereka pada akhirnya tidur saat tidur siang.

Saat gelap, jadilah orangtua yang lebih cepat untuk bayi. Berikan mereka makan di ruang yang cukup gelap. Turunkan semua perangsang. Misalkan, menjaga agar lampu masih tetap rendah dan kegaduhan halus. Dengan bertahap, mereka akan belajar jika siang hari ialah saat yang membahagiakan dan bukan malam hari, jadi mereka seharusnya tidur saat di luar gelap.

10. Memisahkan Makan dan Tidur

Cara mengatur pola tidur bayi agar tidak begadang yang kesepuluh pisah makan dari tidur. Setelah bulan awal, Bunda barangkali tidak ingin membebaskan bayi tertidur saat kita sedang menyusui atau mengayunnya, karena MamBunda ingin mereka pikirkan cara menidurkan dirinya.

Mereka kemungkinan makan sedikit, tidur sesaat, dan makan lebih banyak, beberapa kali. Bila mereka tidur dan masih tetap tidur saat Bunda memberikannya makan, berhentilah dan letakkan anak pada tempat tidurnya yang nyaman.

Sebagian orang tua mencoba memberikan lebih banyak susu formula, ASI, atau makanan bayi untuk mencoba membuat bayi tidur sama sesuai jadwal atau tidur makin lama. Ini tidak bagus untuk bayi. Persis seperti kita saat makan kebanyakan, bayi yang kebanyakan makan tidak akan cukup nyaman untuk istirahat secara baik.

11. Jangan Bangunkan Bayi untuk Menyusui

Cara mengatur pola tidur bayi agar tidak begadang yang kesebelas tidak boleh bangunkan bayi untu menyusui sesudah umur dua bulan. Bila berat tubuh bayi semakin bertambah secara benar, Bunda tidak perlu membangunkannya pada malam hari hanya untuk menyusu.

Bayi perlu mendapatkan agenda tidurnya sendiri. Begitu mereka makan semakin banyak pada siang hari, mereka tidak perlu bangun dan makan pada malam hari.

Tetapi jangan dibiarkan Si Kecil tidur lebih dari 4 jam tanpa makan. Bunda barangkali perlu membangunkan bayi untuk menyusu pada malam hari, tapi mungkin lebih bagus mencoba mengganti rutinitas siang hari bayi dibanding terus menghidupkannya tiap 4 jam pada malam hari. Dokter anak akan memberikan saran untuk bayi. Untuk bayi prematur atau bayi berkebutuhan khusus, MamBunda mungkin perlu sesuaikan pemberian makannya.

12. Jadilah orang tua sabar

Cara mengatur pola tidur bayi agar tidak begadang yang kedua belas setelah itu jadilah orangtua yang sabar. Ingat-ingatlah untuk menjaga harapan kita masih tetap realitas. Untuk beberapa bulan awal kehidupan bayi, targetkan untuk tidur sporadis yang tidak bisa diprediksikan. Upayakan untuk tidur saat bayi tidur, karena kemungkinan cuma itu istirahat yang hendak Bunda peroleh selama beberapa saat.

Bila pola tidur bayi berbeda secara mendadak, periksa tanda-tanda penyakitnya. Ini menjadi pertanda peringatan infeksi telinga. Atau mungkin cuma tahapan baru dalam perubahan mereka.

Itulah panduan dan cara mengatur pola tidur bayi agar tidak begadang dan mempunyai waktu beristirahat cukup. Karena tidur yang cukup dibutuhkan untuk memberikan dukungan tumbuh berkembang Si Kecil agar makin maksimal. Apa Bunda akan cobanya di dalam rumah?

 

  • Bagikan