Menu
Menghadirkan berita aktual, tips seputar kesehatan, kecantikan, fashion, hingga hubungan percintaan

Rugi Baru Tahu ! Cara Menanam Anggrek Untuk Pemula agar Tumbuh Subur

  • Bagikan
cara menanam anggrek

Cara Menanam Anggrek. Budidaya anggrek bisa dijadikan sebagai alternatif bisnis tanaman hias. Tetapi, para pemula kerapkali salah dalam cara penanaman anggrek. Penanaman bunga anggrek sama sekali berbeda dengan menanam bunga biasa. Dibutuhkan cara yang pas pada saat menanam sehingga anggrek berkembang subur.

Cara Menanam Anggrek yang Mudah Dilakukan oleh Pemula

Berikut 8 cara menanam anggrek yang benar, khususnya untuk kalian para pemula di dunia anggrek.

1. Siapkan Media Tanam

Ada banyak media tanam yang bisa kamu pakai. Sebagian antara lain yakni potongan pakis dengan arang. Struktur potongan pakis yang berongga, membuat pangkal anggrek dapat“ bernapas”. Kamu juga dapat menggunakan sabut kelapa sebagai media tanam.

2. Gunakan Pot dari Tanah Liat

Pot yang dibuat dari tanah liat sangat baik untuk perkembangan anggrek. Alasannya, pot tersebut bisa meresap air pada saat anggrek disiram dengan air dalam jumlah yang melampaui batas. Berbeda dengan pot plastik yang bisa merendam pangkal anggrek, karna tidak bisa meresap air.

3. Lubangi Pot

Pot juga butuh diberi lubang sebagai jalur keluar air. Sebaiknya, buat satu lubang pada dasar pot pada bagian tengah.

4. Beri Alas pada Pot dengan Potongan Pakis

Kamu butuh berikan alas pada bagian dasar pot dengan potongan pakis. Tidak hanya untuk memberi jalur keluar air karna tekstur yang berongga, alas tersebut juga digunakan supaya akar tidak menjalar ke bagian pot.

5. Letakkan Bibit Anggrek

Setelah itu, letakkan bibit anggrek yang telah kamu siapkan persis di tengah pot. Kamu perlu berjaga- jaga pada saat menerapkan perihal ini, sebab bisa saja kamu memegang anggrek sangat kokoh yang bisa mengakibatkan batang anggrek patah.

6. Tutup dengan Arang serta Potongan Pakis

Pada bagian sekitar anggrek, kamu bisa menutupnya dengan ragam antara arang serta potongan pakis. Tetapi, jangan tutup terlalu padat sebab bisa menimbulkan akar anggrek susah“ bernapas”.

7. Pastikan Anggrek Tegak Lurus

Kamu perlu memastikan kalau anggrek telah berdiri tegak lurus. Kamu bisa memakai bantuan rotan ataupun tali rafia untuk mengikat anggrek. Tentang itu bertujuan supaya anggrek berada pada posisi tegak lurus. Tetapi, jangan ikat sangat kencang, karena tali itu bisa dilepas kala pangkal anggrek sudah melekat ke media tanam.

8. Siram Secara Rutin

Kamu perlu menyiram tananaman anggrek secara teratur. Tetapi, jangan begitu banyak memakai air pada saat menyiram. Kamu bisa memakai perlengkapan semprot untuk menyiram anggrek.

Seperti itu 8 metode mudah buat menanam anggrek untuk para pemula. Saat ini, kamu tidak perlu takut lagi bunga anggrekmu layu.

Cara Menanam Anggrek Dengan Sabut Kelapa

Tidak cuman ditanamn di pot, kamu tentu sering menemui bunga anggrek ditanam di sabut kelapa. Yap, ini karna sabut megandungan komponen hara esensial yang diperukan oleh tanaman. Sabut memiliki kemampuan buat menyiman air, makanya sesuai untuk jadi media tanam anggrek.

1. Mempersiapkan Media Tanaman

Terdapat beberap atahapan dalam cara menanam anggrek di sabut kelapa. Urutannya sebagai berikut:

  • Seleksi sabut kelapa yang udah tua
  • Rendam selama 6 jam. Tujuannya untuk melenyapkan kandungan tanin.
  • Rendam sabut dalam cairan fungisida
  • Angkat, tiriskan serta keringkan. Tetapi jangan terlalu kering serta jangan terlalu basah ya!

2. Mempersiapkan Pot

Umumnya pot yang digunakan merupakan pot dari bahan genting dengan fungsi lain untuk menaikkan niali estetikanya. Pastikan juga memilah yang memiliki lubang di bagian dasar. Eh, jangan lupa buat mensterilkan pot terlebih dulu ya.

Menanam Anggrek dengan Sabut Kelapa

Cara menanam anggrek dengan memakai media sabut kelapa merupakan sebagai berikut:

  • Siapkan pot, media, serta bibit tanaman.
  • Tambahkan/ letakkan arang kayu di dasar pot.
  • Lilitkan sabut kelapa pada akar bibit, setelah itu masukkan bibit ke dalam pot.
  • Letakkan tanaman di tempat yang ternaungi
  • Siram tanaman 1 minggu kemudian

Secara garis besar, perawatan di dalam cara menanam anggrek di sabut kelapa tidak jauh bereda dengan menanam anggrek di pot kok.

1. Mempersiapkan Bibit

Salah satu tipe anggrek yang diminati oleh para pnecinta bunga ini merupakan anggrek bulan ataupun dendrobium. Tidak hanya itu, buat meningkatkan tingkat kesuksesan penanaman, gunakanlah bibit kompot. Berikut merupakan kriteria bibit kompot yang wajib dipenuhi saat sebelum membeli:

  • Mengidentifikasi asal- usul bibit
  • Kondisinya sehat serta tidak terpapar penyakit dan hama
  • Membeli di tempat tepercaya
  • Daun bibitnya bercorak hijau cerah
  • Daunnya lebar serta panjang
  • Akarnya tidak keluar dalam pot

2. Mempersiapkan Bahan dan Alat

Berikut merupakan beberapa perihal yang harus disiapkan:

  • Pot genteng
  • Pecahan batu bata
  • Arang kayu
  • Rumah jaring
  • Handsprayer
  • Pupuk growmore yang kaya akan Nitrogen tinggi
  • Insektisida serta fungisida
  • Bibit anggrek berkualitas

3. Proses Menanam( Aklimatisasi)

Proses pemindahan bibit ke dalam wadah pot disebut dengan sebutan aklimitasi. Perihal ini dicoba supaya perkembangan anggrek lebih optimal. Tahapan aklimitasinya merupakan sebagai berikut:

  • Isi pecahan batu bata steril ke dalam pot( mengisi 1/ 3 pot).
  • Masukkan arang kayu yang telah direbus serta dipecah ke dalam dimensi kecil sampai mengisi 2/ 3 sisa ruang
  • di dalam pot.
  • Rendam bibit dengan larutan fungisida 2 gram/ l sepanjang 15- 20 menit serta biarkan sampai kering.
  • Tanam bit ke dalam pot serta pastikan akar tertanam dengan sempurna, ialah posisi tegak lurus( lakukan di sore hari)
  • Masukkan pot tersebut ke dalam rumah jaring yang telah disediakan serta susun dengan apik.
  • Biarkan sepanjang 3- 5 hari serta jangan disiram.

4. Penyiraman

Sehabis tanaman sudah menginjak umur 5 hari, kamu dapat mulai melaksanakan penyiraman. Pakai handsprayer buat menyiram media tanam serta sesekali daunnya pada pagi serta sore hari. Dikala musim hujan datang, hendaknya mengurangi frekuensi menyiram supaya tanaman tidak busuk, sebaliknya kala masa kemarau datang, perbanyaklah frekuensi penyiraman.

5. Pemupukan

Semprotkan pupuk cair dengan isi nitrogen besar yang telah dilarutkan ke dalam air. Pakai pupuk daun bila penyemprotan langsung dicoba ke daun tanaman. Apabila proses ini telah dicoba, hingga kamu tidak butuh lagi menyiramnya dengan air.

6. Pencegahan Hama serta Penyakit

Penyakit yang sangat kerap melanda yakni akar dan daun yang membusuk yang diakibatkan oleh keadaan cuaca yang lembap serta kandungan air yang tinggi. Perihal ini dapat dihindari dengan cara menyemprotkan fungisida serta bakterisida untuk mengatur perkembangan jamur serta kuman pemicu kebusukan.

7. Bunga Anggrek Berbunga

Bunga anggrek hendak berbunga setelah 1 tahun. Pada tahap awal, umumnya bunga yang dihasilkan relatif sedikit. Tidak hanya itu, sehabis bunga mekar dengan sempurna, makan bunga anggrek akan gugur serta pada musim selanjutnya kemudian menghasilkan bunga kembali. Dengan perawatan yang intensif, tanaman ini dapat bertahan sampai 5 tahun serta sangat produktif dalam menciptakan bunga.

Baca Juga: 10 Cara Mudah Menanam dan Merawat Aglonema Agar Berdaun Lebat dan Indah

Cara Menanam Anggrek di Pohon

Tanaman anggrek ialah jenis tanaman hias yang fleksibel karna bisa berkembang di mana saja. Tidak hanya ditanam di pot, anggrek juga bisa ditanam di pohon. Salah satu jenis anggrek yang bisa ditanam memakai media pohon yakni anggrek epifit. Penanamannya juga dengan tergolong gampang. Kamu cukup simak langkah berikut untuk menanam anggrek di pohon.

Mula- mula, kamu perlu mempersiapkan batang pohon yang pingin kamu pakai sebagai media tanam. Kamu bisa memakai batang pohon yang masih hidup ataupun yang telah mati. Sebelumnya, pastikan batang tersebut mempunyai kulit yang lumayan tebal. Tujuannya supaya akar anggrek yang melekat pada batang tidak gampang untuk mengelupas kulit pohon itu. Misalnya, pohon jambu air, mangga, nangka, serta rambutan.

Di samping itu, batang pohon yang tebal akan lebih tahan terhadap siraman air hujan serta cahaya matahari. Perihal itu terutama apabila batang pohon yang kamu pakai telah mati.

Berikutnya, kamu perlu butuh menempel media yang dapat mengikat air pada batang pohon. Sabut kelapa, potongan pakis, ataupun ijuk bisa kamu pakai sebagai media. Perihal itu untuk menghindari kekeringan pada tanaman anggrek.

Setelah itu siapkan tanaman anggrek yang hendak kamu tanam pada batang pohon. Umumnya tanaman tersebut berasal dari tanaman dewasa, tanaman muda, sampai bibit kompot.

Apabila memakai tanaman yang telah dewasa, kamu perlu memotong akarnya terlebih dulu. Setelah itu, celupkan tanaman itu ke dalam larutan fungisida.

Sebelum dicelupkan, pastikan kalau keadaan akar betul- betul bersih. Kamu dapat mencuci dengan air bersih terlebih dulu saat sebelum mencelupkan ke larutan fungisida.

Larutan tersebut berperan supaya pangkal tidak ditumbuhi jamur. Apabila pangkal telah terdapat jamur, hingga jamur tersebut hendak mati serta nantinya tidak mengganggu anggrek apalagi pohon tempat dia berkembang.

Sehabis dicelupkan, tempel tanaman anggrek pada pohon yang tadinya telah diberi media yang bisa meresap air. Kemudian ikat anggrek tersebut supaya senantiasa berdiri tegak, namun jangan ikat sangat kencang. Selesai.

Keuntungan anggrek yang ditanam di pohon yakni tanaman anggrek tidak bakal mati ketika kamu lupa menyiram. Apalagi, tanpa perawatan intensif juga, anggrek bakal senantiasa menghasilkan bunga. Gimana, gampang bukan?

Nah, itulah sedikit ulasan bagaimana cara menanam anggrek di arang dengan arang, di pot, di pohon, dan sabut kelapa untuk pemula.

  • Bagikan